Kategori
Uncategorized

Polisi menghimbau tidak menyebarkan gambar jenazah empat anak meninggal di Jagakarsa

togel sdy Pasti withdraw - gacor slot Server Philippines - dewa togel Server Thailand - bocoran slot tergacor Server Indonesia - rtp slot gacor hari ini Server Hongkong - togel sdy Server Dubai - slot gacor Server Singapore - dingdong togel Server Dubai - dewa togel Server Kamboja - togel sdy Pasti wd -
togel sdy Pasti withdraw - gacor slot Server Philippines - dewa togel Server Thailand - bocoran slot tergacor Server Indonesia - rtp slot gacor hari ini Server Hongkong - togel sdy Server Dubai - slot gacor Server Singapore - dingdong togel Server Dubai - dewa togel Server Kamboja - togel sdy Pasti wd -

Polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak mengedarkan foto jenazah empat anak yang meninggal di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, “Hal ini akan memicu reaksi emosional yang membutuhkan empati kita semua, dan sangat penting bagi kesadaran bersama untuk tidak menyebarkannya.”

Trunoyudo mengimbau agar masyarakat menunjukkan simpati, terutama kepada keluarga korban, dengan menahan diri dari menyebarkan foto jenazah keempat anak tersebut. Ia juga mengajak warga untuk memantau media sosial dengan mengingatkan satu sama lain agar tidak memperbanyak penyebaran foto tersebut. “Namun, mari bersama-sama mengawasi konten di media sosial untuk mengendalikan penyebaran informasi terkait kasus ini,” tambah Trunoyudo.

Diketahui, Gang Haji Roman, RT 04 RW 03, Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu sore, terganggu oleh bau busuk yang menusuk hidung. Setelah penyelidikan, bau tersebut berasal dari sebuah rumah kontrakan yang ditempati oleh pasangan suami istri berinisial P dan D bersama anak-anaknya.

Saat di dalam rumah, warga bersama polisi menemukan keempat anak P dan D telah meninggal dunia di salah satu kamar. Anak-anak tersebut berusia VA (6), S (4), A (3), dan As (1). Selain itu, P juga ditemukan dalam kondisi lemas di kamar mandi dengan luka di lengannya. Sebuah pisau yang diduga digunakan oleh P juga ditemukan di sekitarnya. Dari investigasi yang telah dilakukan, diduga P telah menyebabkan kematian anak-anaknya sebelum mencoba untuk bunuh diri. Sedangkan istri P, D, saat ini masih dirawat di RSUD Pasar Minggu akibat kekerasan dalam rumah tangga yang dialami pada Sabtu (7/12/2023).

sumber : 9dnews.info

Rekomendasi untuk anda:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *